Self improvement oleh John C. Maxwell

๐•Š๐•–๐•๐•— ๐•€๐•ž๐•ก๐•ฃ๐• ๐•ง๐•–๐•ž๐•–๐•Ÿ๐•ฅ ๐• ๐•๐•–๐•™ ๐•๐• ๐•™๐•Ÿ โ„‚. ๐•„๐•’๐•ฉ๐•จ๐•–๐•๐• 
“Pengembangan diri harus disertai dengan niat yang sungguh-sungguh. Tidak ada seorangpun yang bisa begitu saja mengembangkan diri.”
Tidak ada yang tidak setuju bahwa pengembangan diri adalah hal yang baik, namun hanya ada sedikit orang yang fokus dalam proses pengembangan diri ini. Kenapa? 
Karena pengembangan diri sangat membutuhkan perubahan dan kebanyakan orang tidak ingin berubah, atau lebih kearah banyak orang tidak ingin merasakan proses untuk berubah. Banyak orang yang ingin berubah secara instan. Sesungguhnya kita tidak mungkin mengembangkan diri jika tidak mau berubah. 
Penulis Gail Sheehy menyatakan, “Jika tidak berubah, kita tidak akan pernah bertumbuh. Jika tidak bertumbuh, kita tidak akan hidup. Pengembangan diri mengharuskan meninggalkan zona nyaman sementara waktu. Itu bisa berarti melupakan pola-pola yang membatasi dan seringkali kita lakukan, pekerjaan yang terjamin namun tidak memberikan hasil yang sesuai, nilai yang tidak lagi dijunjung tinggi, atau hubungan yang telah kehilangan arti sesungguhnya. Mengambil langkah baru dan mengungkapkan perkataan baru adalah hal yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang. Ketakutan seharusnya muncul dalam bentuk yang sama sekali berbeda.” 
Pengembangan diri juga bertujuan untuk memperluas zona nyaman kita untuk mencapai zona aman yang lebih positif dan berdampak untuk semua orang. 
Kebanyakan orang akan berjuang melawan perubahan, khususnya ketika perubahan yang dituju mempengaruhi manusia secara pribadi. Saya yakin jika semua orang ingin mengubah dunia, namun tidak ada yang berpikir untuk mengubah dirinya. Ironisnya, perubahan tidak dapat dihindari. Semua orang harus menghadapinya. 
Di sisi lain, pengembangan diri adalah sebuah pilihan yang mutlak. Seseorang dapat memilih untuk mengembangkan diri atau bersikeras menentangnya. Namun Anda harus tahu satu hal, orang yang tidak berniat mengembangkan diri tidak akan pernah mencapai potensi mereka. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa sesungguhnya orang yang berhasil dan gagal itu memiliki kemampuan yang sama. Perbedaannya hanyalah keinginan untuk mencapai potensi dan tujuan mereka dan tidak ada hal yang lebih efektif untuk mencapai potensi selain komitmen untuk mengembangkan diri.
  Fred Smith, penulis dan ahli kepemimpinan menyimpulkan apa sesungguhnya komitmen pada pengembangan diri, “Kondisi alamiah manusia membujuk kita agar tetap tinggal di tempat kita merasa nyaman. Kita selalu berusahan menemukan tempat yang datar, tempat untuk beristirahat, di mana tekanannya menyenangkan dan keuangan kita lama memadai. Di sana, hubungan kita dengan orang lain nyaman, tidak ada rasa takut untuk bertemu orang baru atau terjebak dalam situasi yang asing.”
 Tentu saja kita membutuhkan daerah yang datar untuk sementara waktu. Kita memanjat dan tiba di dataran untuk menyesuaikan diri. Namun ketika telah menyesuaikan diri dengan apa yang telah kita pelajari, kita mendaki lagi. Jangan sampai kita telah cukup berumur ketika terakhir kalinya mendaki. Apapun yang kita lakukan, jangan biarkan diri kita tetap tinggal di daerah yang datar. Berkomitmenlah untuk mendaki gunung dari potensi pribadi, sedikit demi sedikit, sepanjang hidup. Kita tidak akan pernah menyesali perjalanan ini. Dan tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi seseorang seperti siapa yang kita inginkan.
sumber:Laruno.com

Komentar